Meditasi

Berbagai refferensi Barat (Yahudi, Kristen, Islam)  mendeskripsikan meditasi sebagai konsentrasi / fokus kepada suatu hal serta tidak memikirkan hal lainnya. Sementara refferensi Timur (Buddha, Tao, Hindu) menjelaskan meditasi sebagai tanpa konsentrasi atau penciptaan ke-hening-an dalam batin dan pikiran, konsep murni meditasi Timur adalah tidak berpikir dan tidak menilai, sehingga segala sesuatu disadari sepenuhnya tanpa ada intervensi dari Pikiran.

Pikiran bertindak dan memutuskan berdasarkan pengalaman masa lampau, pikiran menghendaki rasa aman serta menciptakan ilusi “keinginan” masa depan dengan menggunakan kenangan masa lampau tanpa mempertimbangkan “Masa Kini (saat ini)”.

Awal meditasi adalah proses mengenali diri sendiri untuk meningkatkan kesadaran  diri sendiri.

Sadarkah anda bahwa; Pikiran dan Kesadaran adalah hal yang berbeda? Bahwa pikiran telah mengambil alih dan menguasai “Kesadaran” padahal sesungguhnya Pikiran adalah alat bantu dari “Kesadaran”.

Secara tidak sadar selama hidup, Tubuh telah dikuasai dan dikendalikan oleh Pikiran sedangkan kesadaran menjadi tertekan dan tersudut serta hanya menjalankan peran dalam porsi yang sangat tidak berarti, tidak dapat melakukan fungsinya secara maksimal.

Emosi, Ego, Sakit, Benci, Dendam dan segala keburukan merupakan bentuk alami yang dikendalikan oleh “Pikiran” sedangkan “Cinta, Kasih” merupakan bentuk dari Kesadaran.

Dengan Meditasi kita belajar mengembalikan fungsi dari Kesadaran dan mengembalikannya ke fungsi dan peran yang seharusnya. Ketika Kesadaran kembali berfungsi, tubuh akan dikendalikan oleh kesadaran bukan pikiran, dengan demikian Ego, Emosi, rasa takut, rasa sakit dan lain-lain dapat dikendalikan dengan “Kesadaran”.

Ketika kesadaran berhasil mengambil alih dan ketika kita lebih menyadari diri (dalam artian  pemahaman diri, segala tindak tanduk) maka tubuh akan menyatu dengan alam (kosmis) dimana alam dengan caranya sendiri yang aneh akan membantu kita (tubuh).

Meditasi dapat meningkatkan konsentrasi dan mengembangkan energi positif  dalam tubuh sehingga dapat memberikan  / membantu penyembuhan secara alami.

Meditasi dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja setiap saat, teknik meditasi mengawasi pikiran adalah salah satu meditasi yang dapat diterapkan sepanjang waktu ketika berjalan, duduk, mengemudi, bekerja dll. Teknik lain adalah dengan senantiasa menyadari “Cakra Hara” yang terletak kira-kira 3 jari dibawah pusar dalam setiap gerakan. Teknik kesadaran “Hara” juga merupakan teknik melatih Aiki dalam Aikido.

Dalam beberapa referensi Hindu dijelaskan Hara merupakan Cakra ke 3 dalam tubuh dan pada cakra inilah berkumpul energi Emosi, dengan senantiasa menyadari perubahan dalam cakra ini kita akan sadar ketika akan marah atau takut. Ketika marah maka energi akan naik dari cakra hara ke atas kepala itu sebabnya seringkali wajah orang yang sedang marah berubah menjadi merah, sementara ketika takut energi akan turun kebawah kaki. Dengan menyadari kita dapat mengendalikan energi ini, begitu energi bergerak naik kita dapat mengontrol dan menekannya kembali ke Cakra Hara sehingga emosi dapat dikendalikan, begitu pula sebaliknya.

Refferensi buku ;

  1. Sadhana
  2. Membaca Energi Pikiran Mendulang Kekuatan Spiritual, Echart Tolle

Popularity: 4% [?]