UKEMI Learning how to fall
Posted on July 23, 2007
Filed Under Aikido | Del.icio.us
Secara umum bagi praktisi aikido yang baru Ukemi diterjemahkan sebagai belajar untuk jatuh, atau tepatnya belajar bagaimana menyelamatkan diri sendiri ketika harus terjatuh sehingga tidak terjadi cidera.
Sangat disarankan bagi para praktisi Aikido pemula untuk belajar dan menguasai Ukemi sehingga bisa menghindari cidera sehingga dapat lebih berkonsentrasi pada eksekusi teknik dan merasakan hasil eksekusi.
Sangat wajar dan umum bila menemukan praktisi pemula belum dapat melakukan Ukemi (saya adalah salah satunya), tingkat penguasaan Ukemi pada setiap orang sangat berbeda dan tergantung pada niat serta keteguhan hati untuk “menerima”, yang saya maksudkan disini adalah kebanyakan dari praktisi pemula terlalu takut untuk “menerima” bahwa kalau teknik ukeminya tidak dilaksanakan dengan benar maka akan terasa sakit sewaktu jatuh. Rasa takut menyebabkan tubuh menjadi tegang dan terjadi perbedaan antara Hati dan Pikiran dan Tubuh sehingga akhirnya teknik ukemi gagal dilakukan.
Saya tekankan kepada praktisi pemula Aikido untuk belajar MENERIMA, karena ketika anda memutuskan untuk mempelajari Aikido maka anda harus tahu bahwa belajar Aikido adalah belajar untuk MENERIMA. Pengertian menerima disini sangatlah luas, dan menerima selalu dimulai dari diri sendiri, praktisi harus siap menerima konsekuensi dari sebuah latihan bela diri, bahwa kalau jatuh sampai jatuh ya sakit, sama seperti sewaktu seorang anak belajar naik sepeda, kalau anak tersebut terlalu takut untuk jatuh maka perkembangannya dalam menguasai sepeda akan lebih lambat dibandingkan dengan anak yang lebih berani menerima kalau naik sepeda bisa terjatuh sewaktu-waktu.
Artinya ketika seseorang sudah menerima resiko tersebut dalam pikiran dan hatinya, secara otomatis tubuh akan menjadi lebih siap dan lebih rileks dalam melakukan teknik, dengan demikian praktisi dapat berkonsentrasi untuk melakukan teknik yang benar.
Bila membantu maka sadarilah bahwa kita berlatih diatas matras yang tebal dan cukup empuk, walau jatuh dengan cara yang kurang tepat pun tidak menyakiti kita, paling banter agak pegal-pegal yang hilang dengan sendirinya setelah satu atau dua hari. Mintalah petunjuk arahan dari Sensei atau Senpai (senior) bagaimana melakukan teknik ukemi dengan benar.
Pahami bahwa ukemi bertujuan untuk menyelematkan diri ketika anda terjatuh, entah karena teknik atau karena terjatuh oleh sebab lain, ukemi yang dilakukan dengan benar menghindari cidera tubuh dari benturan fisik dengan lantai. Pada akhirnya ingatlah ketika ukemi dilakukan dengan benar maka terjatuh atau dibanting sekeras apapun juga tidak akan menyebabkan rasa sakit dan cidera, bukan karena tubuh menjadi kebal tapi lebih dikarenakan tubuh dapat beradaptasi dan menyerap benturan dengan baik.
Ukemi dalam penerapan terdapat 3 jenis, yang pertama adalah mae ukemi (ke depan), ushiro ukemi (ke belakang) dan nage ukemi (mature ukemi/berputar), dari ketiganya yang paling sulit adalah nage ukemi, teknik ini membutuhkan kematangan dalam teknik mae ukemi biasa (ke depan) dan implementasi teknik nage ukemi terkesan lebih keras (walau sebetulnya sama saja). Pada dasarnya bila kita dapat menguasai 2 jenis ukemi yang pertama sudah cukup memadai dan membantu dalam latihan sebagai pemula, nage ukemi hanya dibutuhkan ketika pelaksanaan teknik lemparan dilaksanakan dengan cepat atau ketika posisi ukemi secara umum tidak memungkinkan, sementara bagi pemula biasanya latihan dilakukan dengan lambat, sehingga kita dapat menggunakan teknik ushiro ukemi sebagai gantinya.
Anda akan terkejut ketika menyadari bahwa anda dapat melakukan teknik nage ukemi dengan sendirinya.
Intinya jangan putus asa, “terima” dan berlatih terus.
Popularity: 39% [?]
Comments
One Response to “UKEMI Learning how to fall”
Leave a Reply
Masih ada lagi, yoko ukemi …